Main‑main Bikin Home Lab: dari M910q ke Proxmox

 Jadi ceritanya begini. Setelah sekian lama ngoprek server kecil‑kecilan, akhirnya saya mutusin buat bikin home lab yang lebih proper. Pilihan jatuh ke Lenovo M910q, mini PC mungil tapi lumayan gahar. Di dalamnya ada prosesor i5 generasi ke‑7, RAM 32GB, dan SSD 1TB. Spek segini rasanya pas banget buat main‑main virtualisasi, bikin VM, atau sekadar coba layanan cloud pribadi.

Langkah pertama tentu nyiapin installer Proxmox VE 8. ISO saya unduh dari situs resminya, lalu bikin bootable USB pakai Rufus. Begitu USB colok ke M910q, masuk BIOS, atur boot order, dan langsung jalan proses instalasi. Wizard instalasi Proxmox itu simpel: pilih disk, bikin password root, set email admin, dan tentukan IP statis biar gampang diakses dari jaringan rumah. Setelah reboot, dashboard Proxmox bisa dibuka lewat browser dengan alamat https://IP-SERVER:8006. Rasanya kayak punya pusat kontrol sendiri.

Begitu masuk, hal pertama yang saya lakukan adalah update sistem, bikin storage pool, dan atur backup. Karena ini home lab, saya sengaja bikin beberapa VM: Debian untuk web server, Windows buat aplikasi tertentu, dan beberapa LXC container untuk Nextcloud, Grafana, serta MariaDB. Dengan RAM 32GB, semua itu masih bisa jalan bareng tanpa ngos‑ngosan. Kadang saya juga pasang Docker di salah satu VM buat coba stack modern seperti Portainer atau CasaOS.

Yang bikin seru, home lab ini bukan cuma soal teknis. Ada rasa puas tersendiri ketika lihat mini PC mungil di pojok meja bisa berubah jadi “server pribadi” yang bisa diakses dari mana saja. Proxmox VE 8 bikin semuanya lebih gampang, tinggal klik‑klik di web UI, bikin VM baru, atur resource, dan langsung jalan.

Singkatnya, dari satu M910q kecil, saya bisa belajar banyak hal: virtualisasi, manajemen container, sampai monitoring dengan Grafana. Home lab ini jadi playground pribadi, tempat eksperimen tanpa takut merusak sistem utama. Rasanya mirip kayak dulu pertama kali bikin blog di Blogger — sederhana, tapi membuka pintu ke dunia baru yang lebih luas.

(WINDOWS) Open Live Writer

Assalamualaikum.

Selamat pagi teman-teman. Pagi ini kita akan membahas sebuah aplikasi Open Source yang dibuat sebagai alternatif dari aplikasi buatan Microsoft yaitu Windows Live Writer yang tergabung dalam satu suite yaitu Windows Live Essential yang kalau tidak salah terakhir rilis di tahun 2012. Sebelum kita membahas lebih lanjut, mari kita berkenalan terlebih dahulu dengan Windows Live Writer.

Setelah berkenalan dengan WLW, barulah kita bahas aplikasi alternatif WLW yaitu Open Live Writer atau yang kita singkat dengan OLW. (biar mudah)

Open Live Writer (OLW) adalah aplikasi Open Source dari WLW yang memiliki fungsi yang sama dengan WLW. Berikut adalah penjelasan tentang OLW yang saya kutip dari website resminya :

“Open Live Writer seperti Word untuk blog Anda. Open Live Writer adalah editor blog yang tangguh dan ringan yang memungkinkan Anda membuat entri blog, menambahkan foto dan video lalu mempublikasikan ke situs web Anda. Anda juga bisa menulis posting blog secara offline dan kemudian mempublikasikan kembali Anda. Open Live Writer bekerja dengan banyak penyedia layanan blog populer seperti WordPress, Blogger, TypePad, Moveable Type, DasBlog dan banyak lagi.”
http://openlivewriter.org/

Selanjutnya mari kita lihat tampilan aplikasi OLW ini.

Tampilan Editor
image

Tampilan Preview
image

Tampilan Source
image

Seperti itulah tampilan dari aplikasi OLW ini, benar-benar memudahkan kita saat ini menuangkan ide ke dalam Blog kita walaupun dalam kondisi Offline. hahaha

Download : Open Live Writer

Demikian post kali ini, lebih dan kurang saya mohon maaf. Wassalamulaikum

 

- yodymada -
https://yodymada.blogspot.com/

Hitung Umur (DETAIL) dengan JDateChooser

Selamat malam, setelah sekian lama vakum, akhirnya bisa menulis postingan lagi. Postingan kali ini akan membahas tentang cara menghitung Umur secara detail. Maksudnya secara detail adalah akan ditampilkan umur kita dalam kurun watu tahun, bulan, dan hari. Sebelumnya saya sudah membuat postingan tentang ini disini. Namun dari komentar yang berdatangan dapat dilihat bahwa masih banyak teman-teman yang mengalami kesulitan dalam menjalankan potongan program yang ada di postingan tersebut. Untuk itu kali ini saya akan kembali membahas postingan tersebut secara lebih detail melalui postingan ini. Are you ready ?

Pertama-tama siapkan form yang akan digunakan, sebagai contoh bisa dilihat pada gambar berikut :
*saya anggap anda sudah bisa membuat form seperti ini (^_^)v

image

Kemudian kita klik 2x pada Jbutton HITUNG UMUR untuk meletakkan kode yang akan digunakan untuk melakukan proses perhitungan umur. Untuk kode nya adalah sebagai berikut :

ArrayList<String> nama_hari = new ArrayList<>();
nama_hari.add("Minggu");
nama_hari.add("Senin");
nama_hari.add("Selasa");
nama_hari.add("Rabu");
nama_hari.add("Kamis");
nama_hari.add("Jumat");
nama_hari.add("Sabtu");

Date lahir = jDateChooser1.getDate();
LocalDate today = LocalDate.now();
LocalDate birthday = lahir.toInstant().atZone(ZoneId.systemDefault()).toLocalDate();

Period p = Period.between(birthday, today);
long p2 = ChronoUnit.DAYS.between(birthday, today);

lb_output.setText("<html>Anda lahir pada hari <b>"+nama_hari.get(lahir.getDay())+"</b> dan umur anda adalah"
+ "<br>" + p.getYears() + " tahun " + p.getMonths() + " bulan " + p.getDays() + " hari<br>"
+ "<br>Selamat, anda telah menjalani hidup selama <b>"+p2+"</b> hari.. (^_^)v");

Nah setelah mengetik kode diatas, silahkan run program, sehingga hasilnya akan ditampilkan sebagai berikut (saya menggunakan Look And Feel Jtatto dan tanggal lahir yang saya gunakan milik pak Presiden Obama dan dijalankan pada tanggal 24 Februari 2015)  :

image

Sekian postingan ini, selamat mencoba. Untuk keluhan, saran dan pertanyaan silahkan corat-coret di papan komentar dibawah. (^_^)v

Mengubah Format Tanggal Pada JTable

Assalamualaikum dan selamat malam. Kembali pada postingan blog, kali ini kita masih membahas tentang Tanggal. Kasus yang akan kita pecahkan kali ini adalah bagaimana cara mengubah format tanggal yang ditampilkan oleh JTable. Biasanya format tanggal yang ditampilkan pada JTable adalah :

( yyyy-MM-dd) dengan contoh (2014-06-14)

Nah, mungkin akan susah membaca format tanggal tersebut karena belum tentu semua pengguna tahu cara membedakan antara Tanggal dan Bulan. Untuk mengatasinya, kita harus mengubah format tanggal tersebut menjadi :

(d MMMMMMMMM yyyy) dengan contoh (14 Juni 2014)

*Note : Format tanggal yang digunakan pada database harus DATE bukan DATETIME.

Baiklah langsung kita mulai cara pembuatannya. Seperti biasa, saya akan menampilkan hasilnya di awal postingan dengan harapan teman-teman akan melanjutkan membaca postingan ini jika preview yang ditampilkan sesuai dengan yang teman-teman butuhkan.

image

Pertama-tama rancanglah form yang akan digunakan. Untuk contoh teman-teman bisa melihat rancangan form saya berikut ini :
*Note : kita hanya membahas bagian Java, tidak membahas Database

image

Setelah merancang form, buatlah metode untuk menampilkan isi database ke JTable. Metode penampilan data dapat dilihat pada postingan ini akan tetapi dengan melakukan sedikit penambahan kode pada bagian initColumn dan refreshTable-nya.

Modifikasi yang dilakukan adalah

  1. Menambahkan satu kolom baru (metode InitColumn) : model.addColumn("Format Huruf");
  2. Menambahkan pemanggilan data (metode refreshTable) :  setCustomFormat(rs.getString(3))

Setelah selesai penulisan metode untuk menampilkan data pada JTable, maka proses terakhir tinggal menjalankan program ini dengan cara di-RUN sehingga menampilkan hasil yang sama seperti Preview diatas.

Eiiits, jangan lupa menambahkan metode setCustomFormat(String data) untuk melakukan konversi tanggal dari format awal yaitu angka menjadi format huruf. Koding metode ini adalah :

public String setCustomFormat(String tgl){
  Date tanggal = null;
  try {
    tanggal = new SimpleDateFormat("yyyy-MM-dd").parse(tgl);
  } catch (ParseException ex) {
    System.out.println(ex.getMessage);
  }
  SimpleDateFormat frmt1 = new SimpleDateFormat("d MMMMMMMMM yyyy");
  String dateString = frmt1.format(tanggal);
  return dateString;
}

Nah, semua langkah selesai, hasilnya seperti berikut :

image

Selamat Mencoba \(^_^)9

Membuat JFrame Tidak Bisa Dipindahkan

Assalamualaikum dan selamat siang. Kali ini kita kembali membahas Java Swing dengan GUI-nya. Kasus yang akan kita pecahkan kali ini adalah bagaimana membuat JFrame tidak bisa dipindahkan. Jadi saat JFrame tersebut di-load, maka disitulah dia selamanya (*lebay). Hasil yang akan dapatkan mungkin seperti ini :

image

Sebelumnya saya kasih tahu dulu darimana datangnya materi ini. Hai ini dimulai ketika saya membuka halaman Blogger saya dan menemukan ada komentar baru yang bertanya sebagai berikut:

image

Inti dari permasalahan ini adalah menghilangkan TitleBar dikarenakan TitleBar inilah yang memberikan fungsi untuk menggeser aplikasi di layar atau istilah bahasa daerahnya “Drag”. Nah, untuk menghilangkan TitleBar tidaklah sulit, mungkin cukup beberapa baris koding saja. Pertama rancanglah desain programnya terlebih dahulu. Berikut adalah contoh rancangan yang saya buat :

image

Mengapa saya pasang JPanel dibagian atasnya ? ini dilakukan untuk menggantikan TitleBar yang akan kita hilangkan. Jadi program tetap bisa di Exit dan Minimize. Oke selanjutnya pasang event pada JBbutton Minimize dan Exit dengan koding berikut :

  • Jbutton Exit
    ==>
    System.exit(0);
  • JButton Minimize
    ==>
    this.setState(JFrame.ICONIFIED);

Lalu, ketik koding berikut di bagian konstruktor sebelum metode initComponent buatan Netbeans :

this.setUndecorated(true);
Color color = UIManager.getColor("activeCaptionBorder");
this.getRootPane().setBorder(BorderFactory.createLineBorder(color, 4));
initComponents(); // sudah dibuat oleh Netbeans
setLocationRelativeTo(null);

Sehingga tertulis seperti berikut :

image

Dan program selesai. Silahkan di-RUN dan dapatkan hasil seperti berikut :

image

Selamat mencoba \(^_^)9

Memindahkan Tanggal Dari JTable Ke JDateChooser

Assalamualaikum dan selamat malam. Kali ini kita kembali akan membahas koding Java. Kasus yang akan kita bahas kali ini adalah bagaimana cara memindahkan data Tanggal dari JTable ke JDateChooser. Hal ini menjadi penting jika kita perlu melakukan perubahan data Tanggal dari tabel. Untuk hasilnya, dapat dilihat pada gambar berikut:

image

Mungkin itu terlihat seperti Preview biasa, tapi percayalah itu Benar. Hehehe

Untuk memecahkan kasus yang akan kita bahas, alangkah baiknya teman-teman merancang dulu  form yang akan digunakan. Untuk contoh, teman-teman bisa melihat Preview diatas. Setelah itu, teman-teman harus membuat event pada saat Tabel di klik dengan cara:

JTable – Klik Kanan – Event – Mouse – MousePressed

Lalu teman-teman ketik koding berikut :

if(evt.getClickCount()==1){
            jDateChooser1.setDate(getTanggalFromTable(jTable1, 2));
        }

Pasti error kan ?? Ya iya lah, kan metode getTanggalFromTable-nya belum dibuat. Hahaha
Jadi langkah selanjutnya, mari kita buat metodenya. Ketik koding berikut:

public static Date getTanggalFromTable(JTable table, int kolom){
        JTable tabel = table;
        String str_tgl = String.valueOf(tabel.getValueAt(tabel.getSelectedRow(), kolom));
        Date tanggal = null;
        try {
            tanggal = new SimpleDateFormat("yyyy-MM-dd").parse(str_tgl);
        } catch (ParseException ex) {
            Logger.getLogger(TableDate.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
        }
        return tanggal;
    }

Nah, tinggal di-Run dan hasilnya akan sama seperti Preview diatas.

image

Selamat Mencoba   \(^_^)9

Menghitung Umur Dari JDateChooser

Selamat (tengah) malam. Kembali bikin postingan tentang Java karena sedang hot-hot nya di kampus. Postingan kali ini akan membahas bagaimana cara menghitung umur menggunakan Java tepatnya dari data yang dimasukkan dengan JDateChooser. Untuk pengantar, seperti inilah contohnya :

HitungUmurSorry Koding Hidden (^_^)v

Masih bingung karena koding-nya di-hidden ? Sabar… Inilah koding-nya :
*Posisi Koding di JButton yah :D

private void jButton1ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                        
    Date lahir = jDateChooser1.getDate();
    Date kini = new Date();
    int umur = kini.getYear()-lahir.getYear();
    tx_tahun.setText(String.valueOf(umur));
}

Inilah output koding tanpa hidden :

HitungUmurNoHidden

Semangat mencoba…!!! (^_^)9
Jangan lupa
diisi kolom komentarnya (^_^)v

Memindahkan Teks dari JTextArea ke File Text (.txt)

Alhamdulillah setelah vakum lebih dari satu bulan karena pengerjaan tugas akhir, kali ini kita akan kembali memecahkan kasus pemrograman Java. Pembahasan kali ini diawali dengan ditemukannya kesulitan saat pengerjaan tugas akhir yang mana sistem yang dibangun harus menampilkan setiap proses yang ditampilkan dalam JTextArea ke dalam file Text (.txt). Mau tau bagaimana caranya ??
Simak dan praktikkan sendiri dirumah… (^_^)v

Pertama-tama rancanglah form dengan JFrame lalu letakkan komponen seperti JTextArea (harus ada) dan JButton (harus ada juga). Nah nantinya, JButton ini yang akan diberikan aksi untuk proses penyimpanan teks yang ada pada JTextArea ke dalam file berbentuk teks (.txt).

imageGambar 1. Contoh Form *boleh ditiru (^_^)v

Langkah selanjutnya berikan aksi pada JButton dengan cara klik 2x atau klik kanan JButton tersebut lalu pilih Events Action actionperformed….. (bla bla bla *lupa). Ini contohnya:

image
Gambar 2. Contoh Proses Pemberian Event *boleh ditiru (^_^)v

Pada bagian ini, ketikkan kode berikut pada bagian ActionPerformed:

private void jButton1ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt){                                        
   FileWriter pw;
   try {
      pw = new FileWriter ("log/filename.txt");
      jTextArea1.write(pw); //Object of JTextArea
   } catch (IOException ex) {
   Logger.getLogger(Frame.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
   }
}                                                                    

Nah, setelah proses diatas, silahkan eksekusi program dengan menekan Shift+F6:

image
Gambar 3. Contoh Proses Eksekusi *boleh ditiru (^_^)v

Pada saat menekan tombol memang belum ada proses yang terlihat. Pada bagian ini kita bisa melakukan kustomisasi dengan menambahkan JOptionPane.showMessageDialog sehingga akan terlihat informasi bahwa proses penyimpanan data ke file teks berhasil. Nah untuk hasil penyimpanan teks tersebut, silahkan buka file teks yang ada dalam project pada folder log. Berikut ini hasilnya:

imageGambar 4. Hasil Penyimpanan *ini jangan ditiru yah

Sekian postingan kali ini, lebih dan kurang saya mohon maaf. (^_^)v
Semangat !!!! (^_^)9

Menampilkan Data Pada Database Ke JTable

Assalamualaikum dan selamat pagi. Di dinginnya pagi ini, kita akan membahas bagaimana cara menampilkan data yang ada pada Database ke JTable. Langkah-langkah yang akan dilakukan tidak banyak, yakni hanya menggunakan beberapa baris koding. Hasil akhir dari pembahasan ini dapat dilihat pada Preview berikut ini :

image

Koding yang akan digunakan pada pembahasan ini dapat dilihat pada koding berikut ini :

DefaultTableModel model = new DefaultTableModel();
Database db = new Database();

public void initColumn() {
  model.addColumn("ID Pengenal");
  model.addColumn("Nama Peserta");
  model.addColumn("Format Angka");
  jTable1.setModel(model);
}

public void refreshTable() {
  int baris = model.getRowCount();
  for (int i = 0; i < baris; i++) {
  model.removeRow(0);
}
try {
Statement st = db.getConnection().createStatement();
ResultSet rs = st.executeQuery("select * from peserta order by _id ASC");
while (rs.next()) {
  model.addRow(new Object[]{
    rs.getString(1),
    rs.getString(2),
    rs.getString(3)
  });
}
} catch (SQLException e) {
  JOptionPane.showMessageDialog(null, "Error " + e.getMessage());
  System.out.println(e.getMessage());
}
jTable1.setModel(model);
}

Setelah menulis koding diatas, letakkan nama-nama metode tersebut didalam konstruktor, dibawah metode initComponent. Berikut ini adalah contohnya :

initComponents();
initColumn();
refreshTable();

Jika sudah melakukan proses-proses diatas Insya Allah ketika programnya dijalankan, maka tampilan programnya akan terlihat sama seperti preview diatas.

image

Selamat Mencoba   \(^_^)/

JAVA ~ Membuat Konfirmasi Dialog Kustom

Tadi sore ada teman yang bertanya bagaimana cara mengubah Konfirmasi Dialog dari JOptionPane menggunakan bahasa Indonesia, bukan menggunakan Yes dan No lagi. Dengan modal jaringan internet, didapatlah penjelasan dan beberapa contoh cara pembuatan Custom Confirm Dialog. Dari banyak contoh tersebut, contoh berikutlah yang sangat baik implementasinya, silahkan disimak.

image
JOptionPane ShowConfirmDialog (YES_NO_OPTION)

image
JOptionPane ShowConfirmDialog (YES_NO_CANCEL_OPTION)

Nah, yang diatas itu adalah dialog konfirmasi resmi bawaan Java JDK dan pastinya tombol konfirmasinya menggunakan bahasa Inggris. Untuk membuat konfirmasi menggunakan bahasa Indonesia, kita dapat menggunakan potongan program berikut :

        // DAFTAR PILIHAN YANG TERSEDIA
        Object[] options = {"Iya", "Tidak"};
        // MENAMPILKAN DIALOG DENGAN PILIHAN KUSTOM      
        int rep = JOptionPane.showOptionDialog(this, "Custom Option Confirmation ?",
                "Konfirmasi ~ YODYMADA", JOptionPane.YES_NO_OPTION,
                JOptionPane.QUESTION_MESSAGE, null, options, options[1]);
        if(rep== 0){
            JOptionPane.showMessageDialog(rootPane, "Anda Memilih IYA");
        } else if(rep== 1){
            JOptionPane.showMessageDialog(rootPane, "Anda Memilih TIDAK");
        }

Berikut adalah hasilnya :

image
JOptionPane ShowOptionDialog (IYA_TIDAK_OPTION)

Jika anda menekan IYA atau TIDAK, maka akan menampilkan hasil sebagai berikut :

image   image
Hasil Pilihan IYA dan TIDAK

Jika ingin menambahkan tombol pilihan lain, tinggal tambahkan nama tombol pada array Option sehingga menghasilkan hasil sebagai berikut :

image
JOptionPane ShowOptionDialog (IYA_TIDAK_BATAL_KEMBALI_COBALAGI_OPTION)

Sekian postingan kali ini, lebih dan kurang saya mohon maaf. (^_^)v
Semangat !!!! (^_^)9

Sumber : SampeTumpehTumpeh.com

Java ~ Mengubah INT Single Digit Menjadi Double Digit

Barusan ketemu sebuah kasus dimana kita memiliki sekumpulan bilangan Integer (misalnya 1-99). Nah, ada kalanya kita diharuskan mengubah angka yang dimulai dari satu sampai sembilan ini, yang notabene merupakan bilangan single digit, menjadi bilangan berdigit dua (double digit). Untungnya Java mempunyai logika sederhana untuk mengatasi masalah ini. Berikut cuplikannya :

String text = (num < 10 ? "0" : "") + num;

sets_of_numbers-600x365


(picture source : MathTube)


Untuk cara penggunaannya, teman-teman bisa melihat contoh program Java berikut :


public static void main(String[] args) {
        for (int num = 1; num < 20; num++) {
            String text = (num < 10 ? "0" : "") + num;
            System.out.print(text + " ");
        }
}


Nah, untuk hasilnya akan menjadi seperti berikut :


01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19


Semoga bermanfaat…
Sekian (^_^)9


Sumber :
SampeTumpehTumpeh.com

ME-REMOVE DATA YANG SAMA DARI LIST DAN ARRAYLIST

Dalam memanipulasi data dalam List atau ArrayList, biasanya kita menggunakan proses add dan remove. Sering kita menemukan masalah ketika kita ingin menghapus data yang ber-value sama dalam List atau ArrayList. Nah mari kita bahas masalah ini di postingan berikut :

“The ArrayList class extends AbstractList and implements the List interface. ArrayList supports dynamic arrays that can grow as needed. Standard Java arrays are of a fixed length. After arrays are created, they cannot grow or shrink, which means that you must know in advance how many elements an array will hold. Array lists are created with an initial size. When this size is exceeded, the collection is automatically enlarged. When objects are removed, the array may be shrunk.”

Sumber : Wikibooks

Sebenarnya cara untuk mengatasi masalah ini sangat mudah, yakni cukup menggunakan kode :

NAMA_LIST.removeAll(Collections.singleton("DATA"));

Berikut ini contoh programnya :

import java.util.ArrayList;
import java.util.Collection;
import java.util.Collections;
import java.util.List;

/**
*
* @author YODYMADA
*/
public class test {
   
    static List<String> uji = new ArrayList<>();
    String x;
   
    public static List<String> setData(){
        List<String> wow = new ArrayList<>();
        wow.add("router");
        wow.add("switch");
        wow.add("wireless");
        wow.add("router");
        wow.add("wireless");
        wow.add("wireless");
        wow.add("switch");
        wow.add("switch");
       
        return wow;
    }
   
    public static void main (String[] args){
        uji = setData();
        System.out.println(uji);
        uji.removeAll(Collections.singleton("switch"));
        System.out.println(uji);
    }
}

Kode diatas akan menampilkan isi yang ada dalam List dan menampilkan data List setelah menghapus data yang berisi kata “switch”. Dan hasilnya seperti tampilan berikut :

image

Selamat mencoba… (^_^)9
Referensi : SampeTumpehTumpeh.com (^_^)v

Mengubah String[] menjadi CommaSeparatedString di Java

Assalamualaikum, selamat malam semuanya. Semoga di hari ini kita diberi kemudahan dan kebahagiaan oleh Allah SWT. Kali ini saya kembali membuat postingan setelah lama tidak meng-update postingan. Alhamdulillah kita masih akan membahas bahasa pemrograman Java. Pada postingan kali ini, saya akan membahasa tentang cara mengubah Array berbentuk String[] menjadi String dengan dipisahkan oleh tanda koma (CommaSeparatedString).

(http://www.kolmon.com/array.jpg)

String dalam pemrograman komputer adalah sebuah deret simbol. Tipe data string adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan barisan karakter. (Wikipedia)
Nah, setelah mengetahui apa itu String, kita akan melanjutkan ke topik pembahasan kita. Misalnya kita memiliki sekumpulan String yang kita taruh di dalam Array seperti berikut :
String[] arrayString = { "Saya", "Suka", "Belajar", "Bahasa", "Pemrograman", "Java"};
Untuk mengubahnya menjadi CommaSeparatedString, kita dapat menggunakan kode berikut :

public static String separatedString() {
        String[] arrayString = { "Saya", "Suka", "Belajar", "Bahasa", "Pemrograman", "Java"};
        StringBuilder sb = new StringBuilder();
        for (String n : name) {
            if (sb.length() > 0) {
                sb.append(',');
            }
            sb.append(" ").append(n).append("");
        }
        return sb.toString();
    }

Lalu kita panggil mthod diatas dalam method main sehingga menghasilkan output seperti berikut :
Saya, Suka, Belajar, Bahasa, Pemrograman, Java
Sekian postingan singkat ini, lebih dan kurang saya mohon maap. Jika ada kesulitan boleh ditulis pertanyaannya di kolom komentar di bawah ini. Hehe

Enjoy (^_^)v

Urutan Warna Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)

Berhubung sekarang sudah mulai menyusun skripsi tentang Jaringan Komputer, kali ini saya akan membagikan pengetahuan umum tentang urutan warna pada kabel UTP. Mungkin sudah banyak teman-teman yang mengetahui urutan warna ini, tapi yang pasti banyak juga diantara kita yang belum tahu atau paling tidak lupa akan urutan kabel ini. Nah, untuk mengingatkan kita semua, mari kita langsung bahas urutan warna kabel UTP ini.


Urutan warna kabel UTP ini terdiri dari 2 jenis, yakni STRAIGHT dan CROSS. Kedua urutan ini memiliki waktu penggunaan yang berbeda. Kabel straight digunakan untuk menghubungkan kedua perangkat yang berbeda jenis, seperti antara komputer dengan modem. Sedangkan kabel cross digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sejenis, seperti komputer dengan komputer.
Berikut ini urutan warna kabel STRAIGHT :

Berikut ini urutan warna kabel CROSS :

Sekian uraian dari saya, lebih dan kurang saya mohon maaf. Wassalam.
Enjoy (^_^)v

Luas Bangun Datar Menggunakan GUI

Materi praktikum Pengantar Pemrograman dan Rekayasa Perangkat Lunak pada 14 November 2013 tentang Graphical User Interface (GUI). Materi dasar ini membahas tentang membuat tampilan berbasis GUI dengan menggunakan Java Swing di pemrograman Java. Pada  bagian ini, yang akan di bahas adalah membuat Program Luas Bangun Datar menggunakan GUI Java. Berikut adalah tampilan yang akan dibuat :
image

Mengatur Warna Teks (TextColor) TextView Pada Aplikasi Android Tanpa File XML

Kembali bikin postingan tentang Android. Entah mengapa saya sedang tergila-gilanya dalam mempelajari pemrograman yang satu ini. Nah, kali ini saya akan membagi informasi tentang pengaturan warna teks di TextView pada aplikasi Android.


DISCALC - Aplikasi Penghitung Harga Diskon

Alhamdulillah, akhirnya kembali bikin postingan. Langsung ke intinya saja. Malam ini saya sedang iseng men-develop sebuah aplikasi yang ide nya muncul mendadak karena bingung pas berbelanja. Yups, menghitung harga setelah diskon. Sebenarnya kalau kita hitung manual pun akan sangat mudah. Namun, untuk orang yang pemalas seperti saya, apalagi soal hitung-menghitung, itu merupakan hal yang lumayan membosankan. Kali ini saya menjabarkan secara singkat sebuah aplikasi yang berguna untuk menghitung harga barang setelah mendapatkan diskon. Mau tahu kelanjutannya ? Mari kita simak.
 

Enam PIN BBM dalam Satu HandHeld Android

Kembali membuat postingan. Kali ini kita akan membahas cara memasang banyak PIN BBM di satu device Android. Dengan cara ini, di satu device Android akan terdapat 6 PIN BBM yang hidup bersamaan. Kelebihan cara ini adalah kalian dapat menggunakan PIN BBM kalian dengan fungsinya masing-masing -- akun pribadi, online shop, spammer, dan lain-lain. Sedangkan kekurangannya, baterai device Android kalian akan cepat habis. Cara untuk memasang BBM dengan banyak PIN adalah sebagai berikut :


Blackberry Messenger Lintas Platform

BBM atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Blackberry Messenger kini telah resmi hadir di Android dan iOS setelah sebelumnya sempat gagal rilis di bulan September silam dan ditarik lagi dari pasaran. Kini sekarang kita dapat menginstall-nya kembali  secara full, resmi, dan tentunya GRATIS tanpa dipungut biaya. Akan tetapi untuk pengguna baru tidak dapat langsung menggunakanya dikarenakan harus menunggu konfirmasi (waiting list) dari pihak BBM.

(SOFTWARE) Pixlr-O-Matic

Kembali bikin postingan tentang software. Sebenarnya sudah lama dapat software ini. Sejak mulai tenar Instagram, maka yang dulunya belum punya Android apalagi Apple, asti cuma bisa gigit jari untuk menggunakan aplikasi Instagram. Setelah browsing sana-sini, ketemu beberapa alternatif  Instagram, yaitu Instagrille dan Pixlr-o-Matic. Namun kali ini saya tidak akan menjabarkan tentang Instagrille, tapi cuma Pixlr-o-Matic.